Penjelasan tentang 7 layer OSI

12 Aug

Terdapat 7 layer pada model OSI. Setiap layer bertanggung jawab secara khusus pada proses komunikasi data. Misal, satu layer bertanggungjawab untuk membentuk koneksi antar perangkat, sementara layer lainnya bertanggungjawab untuk mengoreksi terjadinya “error” selama proses transfer data berlangsung. Model Layer OSI dibagi dalam dua group: “upper layer” dan “lower layer”. “Upper layer” fokus pada applikasi pengguna dan bagaimana file direpresentasikan di komputer.

1. Aplication Layer

Layer ini berada pada puncak tertinggi tingkatan, atau memiliki fungsi yang paling tinggi. Sebagai asumsi saat mengendarai mobil, aplikasi itulah yang bertugas mengendarai mobil tersebut. Dalam OSI model, aplikasi adalah komputer program. Hal tersebut bisa berupa browser, e-mail, or pesan instan software.

2. Layer Data-link

Layer ini sedikit lebih “cerdas” dibandingkan dengan layer physical, karena menyediakan transfer data yang lebih nyata. Sebagai penghubung antara media network dan layer protocol yang lebih high-level, layer data link bertanggung-jawab pada paket akhir dari data binari yang berasal dari level yang lebih tinggi ke paket diskrit sebelum ke layer physical. Akan mengirimkan frame (blok dari data) melalui suatu network. Ethernet (802.2 & 802.3), Tokenbus (802.4) dan Tokenring (802.5) adalah protocol pada layer Data-link.

3. Network Layer

Menyebabkan lapisan fisik mentansfer frames dari node ke node yang lain.  Mengatur hubungan lintas jaringan dan mengisolasi protokol layer yang lebih tinggi dari detail jaringan dibawahnya. Internet Protocol dalam TCP/IP merepresentasikan fungsi ini dan menangani pengalamatan dan pengiriman data.

4. Transport Layer

Paket selajutnya kebutuhan dari suatu  fungsi untuk mengatur data yang dikirim dan menerima sesi. Ketika mengirim data, proses ini termasuk memecah data yang diterima dalam bentuk pecahan kecil untuk ditransmisikan dan memberi nomor unik sehingga penerima tahu memasang kembali data itu. Ketika data itu diterima, langkah-langkah itu termasuk menyakinkan bahwa data yang diterima tidak rusak. Dan mengembalikan data dalam bentuk semula.

5. Layer Session

Layer Session, sesuai dengan namanya, sering disalah artikan sebagai prosedur logon pada network dan berkaitan dengan keamanan. Layer ini menyediakan layanan ke dua layer diatasnya, Melakukan koordinasi komunikasi antara entiti layer yang diwakilinya. Beberapa protocol pada layer ini: NETBIOS: suatu session interface dan protocol, dikembangkan oleh IBM, yang menyediakan layanan ke layer presentation dan layer application.

6.  Presentation layer

Memformat data sehingga dapat disajikan kepada pemakai atau host. Misalnya informasi yang akan ditampilkan di layar pemakai diformat menjadi jumlah baris dan jumlah karakter per baris yang tepat. Untuk aplikasi-aplikasi yang berkomunikasi (bertukar data) mereka harus sepakat dalam hal bagaimana data direpresentasikan. Dalam OSI layer ini menyediakan rutin standar presentasi data, yang dalam TCP/IP fungsi ini sudah ditangani oleh aplikasi.

7. Physical Layer

Layer ini termasuk segala hal mengenai prosedur dan mekanisme yang dibutuhkan untuk menempatkan data dalam jaringan kabel untuk mentransmisikan dan menerima data yang dikirim dalam kabel yang sama.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: